Gelar Mukerwil VII Secara Daring, Wahdah Islamiyah Sultra Komitmen Membangun Sinergi Maksimalisasi Program Kerja

0
183
Pasca Mukernas XIII, Wahdah Islamiyah Sultra Gelar Mukerwil VII Secara Daring

Kendari – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) VII pada Sabtu-Ahad (16-17 Januari 2021). Mukerwil digelar secara daring dengan mengangkat tema “Mengokohkan Peran Wahdah Islamiyah dalam Mengatasi Persoalan Umat dan Bangsa”,. Diikuti oleh seluruh pengurus inti baik di DPW maupun di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Sultra.

Kegiatan Mukerwil VII ini dilaksanakan untuk mendengarkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) program selama satu tahun lalu serta membahas program kerja dan rencana strategi baru untuk satu tahun kedepan dari masing-masing departemen.

Ketua DPW WI Sultra, Ustadz Ir. H. Muhammad Ikhwan Kapai berharap, agar seluruh ketua DPD dan MWD dapat membangun sinergi dalam melaksanakan program kerja DPW 2021. Selain itu, beliau juga menyampaikan agar semua keputusan dan tujuan dari program kerja tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan segera disosialisasikan kepada seluruh pengurus disetiap DPD.

“Kita senantiasa memperbanyak berdoa dan memohon inayah kepada Allah Subhanahu wata’ala agar program kerja kita bisa bermanfaat bagi ummat dan bangsa sesuai dengan tema kita,” tuturnya.

Ustadz Ir. H. Syaiful Bahri, selaku perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memotivasi para pengurus agar menjalankan amanah semaksimal mungkin.

“Sesungguhnya setiap umur para pejuang dakwah adalah amanah maka janganlah kita menghabiskan setiap waktu kita kecuali untuk membuat ridho sang pemberi amanah,” pesan Ustadz Syaiful Bahri.

Pengarah Musyawarah, Ustadz Syaiful Yusuf juga menasihati para pengurus untuk sabar dan mengedepankan lemah lembut dalam proses menjalankan amanah dakwah.

“Akal cerdas tanpa akhlak mulia ibarat seorang pemberani tanpa senjata (Salamah bin Al Akwa’). Pun demikian dalam dakwah, Karena Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam dalam perjalanan dakwah beliau selalu mengedepankan lemah lembut dalam mengajak manusia. Dekat, rekat dan melekat,” kata Ustadz Syaiful Yusuf. ()

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here