Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

KENDARI – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara kembali membuka pendaftaran Tadrib ad Duat untuk angkatan ke III. Pendaftaran Gelombang I berlangsung sejak tanggal 1 Januari 2024, dan akan berakhir pada 28 April 2024. Adapun Pendaftaran Gelombang II dibuka hanya jika kuota belum terpenuhi.

Tadrib ad Duat adalah Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dai yang diselenggarakan oleh Wahdah islamiyah. Sejak didirikan pada tahun 1998 di Kota Makassar, saat ini Tadrib ad Duat telah memilih cabang di 7 Kota-kota besar di Indonesia, dan salah satunya adalah di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Direktur Tadrib ad Duat Wahdah Islamiyah Sultra, Ustaz Muh. Munawir Akbar, S.H., M.H menjelaskan bahwa Tadrib ad Duat memiliki visi “Menjadi Lembaga Pengkaderan Dai dan Murabbi yang Profesional”. Untuk itu, pihaknya mempersiapkan para asaatizah yang Profesional dan telah malang melintang di dunia dakwah dan pembinaan ummat untuk menjadi tenaga pengajar.

“Tenaga Pengajar di Tadrib ad Duat ini merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi Islam, baik dalam maupun luar negeri. Di antaranya Lulusan Universitas Islam Madinah, Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, dan juga perguruan tinggi lokal di Kota Kendari,” ungkapnya.

“Mereka semua adalah para Dai dan Murobbi yang telah memilik jejak kaki perjalanan dakwah di berbagai daerah, termasuk di pelosok-pelosok Sultra, dengan rentang masa dakwah yang bahkan ada yang mencapai 20 tahun lebih. Sehingga diharapkan para mahasantri dapat mengambil dan ilmu dan juga pengalaman berharga selama masa kuliah,” jelasnya.

Materi Pembelajaran yang diajarkan menyentuh berbagai cabang keilmuan. Di antaranya Tafsir Al Qur’an dan Ushul Al Qur’an, Bahasa Arab, Fiqih dan Ushul Fiqih, Aqidah Tauhid, Mustholahul Hadits, dan Tazkiyatun Nufus. Adapun untuk materi-materi yang berkaitan dengan kemampuan berdakwah, para mahasantri mendapatkan materi seperti Fiqh Dakwah dan Retorika Dakwah.

“Materi-materi tersebut kita harapkan dapat menjadi bekal bagi para mahasantri agar dapat lebih mumpuni ketika berdakwah, baik itu ketika Khutbah Jumat, Kajian Kitab, maupun momentum lainnya,” tuturnya.

Selain materi-materi keislaman, para mahasantri juga akan dibekali beberapa kemampuan pendukung seperti Bela Diri, Desain Grafis, Terapis Ruqyah dan Bekam serta skill lainnya.

“Dengan beragam pemahaman dan keterampilan tersebut, kita berharap para dai yang lahir dari Program Tadrib ad Duat Wahdah Islamiyah ini dapat memberi manfaat dan berkontribusi besar di tengah-tengah masyarakat, utamanya yang berkaitan dengan kehidupan beragama,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan info selengkapnya terkait Program Tadrib ad Duat, silahkan menghubungi kontak person +62 822 1363 7891 atau +62 812 2224 0821.

Media Partners Dakwah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here