Unit Pendidikan YPWI Kendari Gelar Temu Orang Tua Santri Baru, Ikhtiar Bangun Komitmen Bersama Didik Para Santri

0
315

WAHDAHSULTRA.OR.ID | Mengawali Tahun Pelajaran 2022 – 2023, Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah (YPWI) Kendari sukses menyelenggarakan kegiatan Temu Orang Tua Santri Baru Islamic Boarding School (IBS) Wahdah Islamiyah Kendari, Ahad (3/7/2022).

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan orang tua santri dari unit MTs Al Wahdah Kendari dan unit SMA Al Quran Wahdah Islamiyah Kendari yang berasal dari berbagai daerah, baik yang hadir secara langsung di lokasi pondok maupun yang turut serta secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Ketua YPWI Kendari, Ust. Syarifuddin La Tiga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi para Penyelenggara Pendidikan, Pengelola Pendidikan dan Orang Tua Santri Baru.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, setiap pihak yang terlibat dapat saling mengenal satu sama lain, baik antara pihak penyelenggara dan pengelola pendidikan kepada para orang tua santri, maupun antara sesama orang tua santri itu sendiri,” tuturnya.

Pihaknya pun berharap melalui kegiatan ini, setiap stakeholder dapat membangun komitmen bersama untuk bersinergi dalam proses pendidikan para santri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pondok, Ust. Hasrin, menjelaskan bahwa tanggung jawab utama pendidikan anak berada pada pundak orang tua.

“Kami para pembina di Ponpes hanyalah partner dalam pelaksanaan tanggung jawab tersebut,” terangnya.

Hal tersebut menurutnya sejalan dengan konsep pendidikan yang digali dari QS. at Tahrim ayat 6, dimana Allah ‘azza wa jalla menitikberatkan pendidikan untuk dimulai dari pribadi dan keluarga sendiri.

Sejalan dengan hal tersebut, Ust. Syarifuddin dalam sesi terakhir kegiatan mengingatkan agar para orang tua untuk terus mendoakan anak-anaknya selama dalam proses pendidikan di pesantren. Apatah lagi jika ini merupakan pertama kalinya berpisah dengan orang tua.

Tak lupa pula dirinya meminta para orang tua turut mendoakan para guru, khususnya pengasuh asrama yang memiliki tanggung jawab yang berat menghadapi berbagai karakter anak.

Kegiatan temu orang tua santri tersebut berlangsung khidmat dari pagi hingga siang hari. Para orang tua nampak antuasias sekaligus memberi apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. [MAIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here