Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

​KENDARI – Mengangkat tema “Dzulhijjah Bulan Pengorbanan”, Muslimah Wahdah Islamiyah Kendari sukses menggelar kegiatan “Semarak Dzulhijjah”. Acara yang berlangsung pada hari Ahad ini dihadiri oleh 221 muslimah dari berbagai latar belakang yang antusias memadati tempat kegiatan. Rangkaian syiar ini sendiri telah berjalan sejak hari Kamis sampai hari ini.​

Dalam sambutannya, Ketua Muslimah Wahdah Kendari, Ustadzah Darmawaty Harimin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai wadah edukasi bagi masyarakat.​”Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai keutamaan 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah agar dapat memaksimalkan potensi ibadah di waktu-waktu utama tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadzah Darmawaty menegaskan komitmen Muslimah Wahdah Kendari untuk berjalan beriringan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Salah satu bentuk kontribusi nyata yang ditawarkan adalah dukungan penuh terhadap program 1.000 Guru Ngaji yang dicanangkan oleh Pemkot. Muslimah Wahdah menyatakan siap menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) guru mengaji yang telah tersertifikasi demi mendukung visi bersama menuju “Kendari yang Semakin Maju dan Berkah”.​

Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dan dukungan resmi dari Pemerintah Kota Kendari. Walikota Kendari yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari, Ibu Dr. Nismawati, M.Si, hadir langsung untuk membuka acara.​

Dalam sambutannya, Dr. Nismawati, M.Si menyampaikan apresiasi yang tinggi serta penghargaan kepada seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan mulia ini. Beliau juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk merefleksikan momentum bulan suci ini.​

“Mari kita jadikan momen Dzulhijjah ini sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan semangat berqurban, dan memperbanyak amal kebajikan untuk kemaslahatan bersama,” pesannya di hadapan ratusan peserta.​

Masuk pada sesi utama, Dra. Hj. Nurjannah Baharudin, MA hadir sebagai pemateri. Dalam paparannya, beliau menyampaikan keutamaan yang ada di dalam bulan Dzulhijjah. Dra. Nurjannah mendorong para muslimah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini dengan memperbanyak amal sholeh, di antaranya ibadah haji dan umroh bagi yang mampu, ibadah berqurban, serta menghidupkan puasa-puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah.​

Manfaat luar biasa dari kegiatan ini turut dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya diungkapkan oleh Ibu Dewi Ratna, A.Md. Keb. Ia mengaku sangat bersyukur bisa hadir dalam majelis ilmu tersebut. “Saya merasa senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Suasana acara sangat tertib, nyaman, dan penuh dengan semangat ukhuwah. Materi yang disampaikan juga menarik, mudah dipahami, dan memberikan banyak pelajaran untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”. “Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar semakin banyak muslimah yang mendapatkan ilmu dan inspirasi positif, terutama bagi muslimah seperti saya yang merasa masih sangat minim ilmu agama.” Ujarnya.

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakUstadz Zaitun Rasmin Kecam Aksi Ben-Gvir dan Ratusan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini