BOMBANA — DPD Wahdah Islamiyah Bombana melalui Lembaga Pembinaan dan Pengajaran Al-Qur’an (LP2AR) menyelenggarakan Pelatihan Pengajaran Buku Dirosa Anak selama dua hari, Selasa–Rabu, 8–9 Juli 2025, bertempat di SD Islam Terpadu Al-Wahdah Bombana.
Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri dari pusat, yaitu:
- Ustaz Hendra Muhammad Ismail, S.Pd.I., Ketua LPPAR DPP Wahdah Islamiyah, Tim Dirosa Anak LP2DQ DPP Wahdah Islamiyah, dan Wakil Kepala Sekolah Kurikulum SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar.
- Ustaz Munir, S.Pd.I., M.M., Tim Dirosa Anak DPP Wahdah Islamiyah dan Penanggung Jawab Wilayah Nusa Bali.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta—yang terdiri dari guru Al-Qur’an, pengajar TPQ, serta kader lembaga—dengan metode pengajaran efektif dalam membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an melalui buku Dirosa Anak. Buku ini merupakan versi khusus dari program pendidikan Al-Qur’an orang dewasa (Dirosa) yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan pembelajaran anak usia dini dan usia sekolah dasar.
Ketua Yayasan An-Nur Wahdah Islamiyah Bombana, Ustaz Jamuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendukung program pembinaan Al-Qur’an, tidak hanya di sekolah-sekolah Wahdah, tetapi juga di masyarakat umum. Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta dari berbagai wilayah, termasuk Poleang dan Kabaena.
Mewakili Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bombana, sambutan sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Ustaz Aidil Musakar, Ketua Lembaga Hikmat Qur’an dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Wahdah Bombana. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an dan menumbuhkan semangat mengajar secara konsisten di tengah tantangan pembinaan generasi muda.
Pelatihan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman, praktik mengajar, dan diskusi metode terbaik agar para pengajar mampu menyampaikan materi Dirosa Anak secara menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Laporan: Rizky Kurnia R
Editor: MAIM