Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

KENDARI – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola organisasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengimplementasikan SIMAKPRO (Sistem Informasi dan Manajemen Keuangan dan Program Kerja) melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Aula Mini Pusat Dakwah Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 Juli 2026, ini diikuti oleh seluruh Ketua dan Sekretaris Departemen serta Lembaga di lingkungan DPW Wahdah Islamiyah Sultra. Bimtek menghadirkan Ketua Departemen Keuangan DPP Wahdah Islamiyah, Wawan Kurniawan, dan Sekretaris Departemen Keuangan DPP Wahdah Islamiyah, Yusran, sebagai narasumber.

Implementasi SIMAKPRO merupakan bagian dari komitmen Wahdah Islamiyah dalam membangun tata kelola organisasi yang semakin profesional, terintegrasi, transparan, dan berbasis data. Melalui sistem ini, pengelolaan program kerja dan administrasi keuangan dapat dilakukan secara digital, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, hingga pelaporan.

Selain meningkatkan efisiensi administrasi, SIMAKPRO juga diharapkan mampu menghadirkan data yang akurat sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan, memperkuat akuntabilitas organisasi, serta memudahkan koordinasi antarjenjang kepengurusan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara, Ust. Ir. H. Muh. Ikhwan Kapai, M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan organisasi agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.

“Hari ini kita tidak sekadar belajar menggunakan sebuah aplikasi, tetapi sedang membangun fondasi tata kelola organisasi yang lebih profesional. Organisasi yang besar membutuhkan sistem yang baik agar setiap amanah dapat dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi harus menjadi budaya baru dalam pengelolaan organisasi, tanpa mengurangi nilai-nilai amanah dan keikhlasan yang menjadi ruh dakwah.

“Teknologi hanyalah alat. Yang terpenting adalah bagaimana alat ini membantu kita bekerja lebih efektif, lebih disiplin, dan lebih akuntabel. Semoga SIMAKPRO menjadi sarana yang memudahkan koordinasi, memperkuat sinergi, dan menghadirkan data yang valid dalam setiap pengambilan keputusan organisasi.”

Sementara itu, Ketua Departemen Keuangan DPP Wahdah Islamiyah, Wawan Kurniawan, menjelaskan bahwa SIMAKPRO merupakan bagian dari transformasi digital kelembagaan yang sedang dikembangkan Wahdah Islamiyah secara nasional.

Menurutnya, organisasi modern membutuhkan sistem informasi yang mampu mengintegrasikan seluruh proses manajerial sehingga pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih efektif dan mudah dipantau.

“Melalui SIMAKPRO, seluruh proses perencanaan program, penyusunan anggaran, realisasi kegiatan, hingga pelaporan berada dalam satu sistem yang saling terhubung. Ini akan memudahkan monitoring, meningkatkan efisiensi, sekaligus memperkuat akuntabilitas organisasi di semua jenjang kepengurusan.”

Pada sesi berikutnya, Sekretaris Departemen Keuangan DPP Wahdah Islamiyah, Yusran, memandu peserta melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi. Mulai dari pengenalan menu, penyusunan program kerja, penginputan anggaran, proses persetujuan, hingga simulasi pelaporan keuangan dan monitoring capaian program.

Peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi mengenai implementasi SIMAKPRO sesuai kebutuhan masing-masing departemen dan lembaga, sehingga diharapkan setelah kegiatan ini seluruh peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri.

Melalui implementasi SIMAKPRO, DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara berharap budaya kerja organisasi semakin terdokumentasi, transparan, dan berbasis data. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendukung pelayanan dakwah, tarbiyah, serta berbagai program kemaslahatan umat secara lebih optimal.

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakTargab Ustaz Syahrul, Kandidat Magister di Madinah: Semangat Melahirkan Penerus Dakwah dari Bombana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini