LASUSUA – Sebuah kolaborasi unik antara dakwah dan olahraga sukses terselenggara di Lapangan Futsal Ananda pada malam Kamis, 29 Oktober 2025. Kegiatan bertajuk NGABAR (Ngaji Bareng) Futsal yang diinisiasi Komunitas Hijrah Kolaka Utara, IBRO (Islam Brotherhood) itu menghadirkan suasana hangat, akrab, dan penuh energi, sekaligus menarik antusiasme tinggi dari kalangan anak muda hingga dewasa penggemar futsal.
Sejak sore, peserta mulai berdatangan. Total 12 tim futsal dengan kisaran sekitar 100 peserta memadati area pertandingan. Mereka tidak sekadar datang untuk berlaga, tetapi juga untuk menimba ilmu agama yang dikemas santai, relevan, dan dekat dengan keseharian anak muda. Penataan alur acara pun dibuat sederhana: ngaji dulu, baru main futsal—sebuah pendekatan yang diusung panitia melalui tagline “Ngaji Dulu Baru Main Futsal.”
Kegiatan dimulai tepat pukul 20.00 WITA dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka. Setelah itu, peserta menyimak materi singkat yang disampaikan oleh Ust. Muhammad Taufik, S.H., M.Pd. Mengangkat tema “Memilih Teman Menjaga Iman,” beliau menekankan bahwa kualitas pergaulan adalah salah satu kunci penting dalam menjaga keimanan di tengah derasnya arus pergaulan modern dan godaan digital.
Dalam ceramahnya, Ust. Taufik merangkum tiga pesan pokok yang mudah diingat dan dipraktikkan:
- Menjaga Kesehatan Tubuh, sebagai bekal untuk beribadah dan beraktivitas,
- Menjaga Iman, melalui ketaatan dan menjauhi maksiat,
- Belajar Ilmu Agama, sebagai pedoman hidup agar tidak tersesat.
Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan namun mengena, sehingga terasa relevan bagi peserta yang terbiasa beraktivitas padat dan gemar olahraga. Sesi tanya jawab kemudian berlangsung aktif; beberapa peserta menyampaikan pertanyaan seputar pergaulan, cara konsisten dalam ibadah, hingga tips menjaga semangat menuntut ilmu. Untuk menambah motivasi, panitia menyediakan doorprize bagi penanya terbaik, yang disambut sorak meriah dari peserta lainnya.
Usai kajian pukul 21.00 WITA, semangat hadirin bergeser ke lapangan. Sesuai alur yang dirancang panitia, pertandingan futsal dimulai pukul 21.00 hingga 24.00 WITA. Teriakan semangat, tawa, dan decak kagum mengiringi setiap gol yang tercipta. Para peserta menampilkan skill terbaik masing-masing, namun tetap menjunjung sportivitas dan kebersamaan, sejalan dengan semangat utama acara: menyeimbangkan ngaji (penguatan iman) dan olahraga (penguatan fisik).
Kegiatan ditutup menjelang tengah malam dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan. Panitia dan peserta saling berjabat tangan, sekaligus menyampaikan harapan agar NGABAR Futsal dapat menjadi agenda rutin. Tujuannya jelas: merangkul anak muda agar lebih dekat dengan masjid dan ilmu agama, tanpa harus meninggalkan hobi dan kegiatan positif mereka seperti futsal. Dengan format “Ngaji Dulu Baru Main Futsal,” IBRO Kolaka Utara menunjukkan bahwa dakwah dapat dikemas kreatif dan menggembirakan, serta berdampak nyata pada pembentukan lingkungan pertemanan yang baik untuk menjaga iman.








