KOLAKA UTARA — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kolaka Utara (Kolut) menggelar program Pesantren Remaja Muslim sebagai penguatan karakter dan kesiapan ibadah bagi pelajar.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMAN 1 Batuputih, Sabtu (7/2/2026), dengan mengangkat tema “Ramadhan Produktif, Bukan Cuma Puasa.” Para peserta mengikuti rangkaian materi dengan antusias karena penyampaiannya dibuat dialogis dan dekat dengan realitas remaja hari ini.
Materi dibawakan oleh Ustaz Muhammad Taufik, S.H., M.Pd. dan Ust. Muh. Sugiri, S.H., M.Pd. Keduanya merupakan alumni IAI STIBA Makassar serta telah menempuh pendidikan magister (S2) di Universitas Islam Negeri An Nur Lampung, sehingga perspektif yang disampaikan tidak hanya menguatkan sisi keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan dan pendidikan remaja.
Melalui program tersebut, peserta diarahkan memahami bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum melatih disiplin, memperbaiki kualitas ibadah, serta membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan.


Salah satu penekanan materi adalah cara Gen Z mengelola kebiasaan digital. Remaja yang akrab dengan gawai didorong untuk lebih bijak: menjadikan teknologi sebagai sarana kebaikan—seperti mengatur jadwal ibadah, mengakses kajian, dan memperbanyak tilawah—bukan sebaliknya menjadi pengalih fokus yang mengurangi produktivitas Ramadhan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus DPD Wahdah Islamiyah Kolaka Utara serta pengurus DPC Wahdah Islamiyah Batuputih. Kehadiran pengurus menjadi bagian dari komitmen pembinaan remaja melalui dakwah dan pendidikan yang menyentuh kebutuhan generasi muda.
Pihak SMAN 1 Batuputih juga menyambut baik program tersebut. Perwakilan sekolah dalam sambutannya menilai kegiatan pembinaan keislaman seperti ini penting sebagai penguatan spiritual siswa di tengah arus informasi yang cepat.
“Kami mengapresiasi langkah Wahdah Islamiyah Kolut. Harapannya, siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat dalam menyambut Ramadhan,” ujar perwakilan sekolah.
Selain materi dasar keislaman, peserta juga dibekali poin-poin praktis seperti manajemen waktu, perencanaan target ibadah, serta penguatan motivasi diri (self-improvement) dalam perspektif seorang muslim.
Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan foto bersama, sekaligus membuka ruang komunikasi antara pengurus Wahdah Islamiyah dan para siswa agar pembinaan dapat berlanjut melalui kegiatan-kegiatan berikutnya.
Laporan: Medikom DPD Kolut (Ibnu Hunais)
Editor: MAIM








