Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

BAUBAU, 7 Desember 2025 – Puncak Tasyakuran Dirosa Angkatan VI Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Baubau menjadi momen penguatan peran perempuan dalam membangun peradaban Qur’ani. Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau, Khairiyati Rahmah, S.HI., M.HI., menegaskan bahwa belajar Al-Qur’an adalah salah satu kunci utama untuk menjawab berbagai problematika umat.

Dalam sambutannya, Khairiyati mengapresiasi pelaksanaan Tasyakuran Dirosa VI yang tahun ini mencatat kenaikan peserta hingga sekitar 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini ia nilai sebagai tanda meningkatnya antusiasme muslimah Baubau untuk mendekat kepada Al-Qur’an.

“Mempelajari Al-Qur’an adalah petunjuk kita dalam menjalankan tugas kehidupan, apalagi bagi kaum perempuan. Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari tangan ibu yang paham Al-Qur’an, lahir generasi yang kokoh di tengah zaman penuh tantangan,” ujarnya.

Khairiyati juga menekankan bahwa literasi Al-Qur’an bagi perempuan bukan hanya soal kemampuan membaca huruf-hurufnya, tetapi juga memahami nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, seorang ibu mampu menanamkan akhlak, membimbing adab, serta mengarahkan keluarga agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah.

Atas nama Kementerian Agama, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Muslimah Wahdah Islamiyah Baubau, seluruh ormas muslimah, serta Komisi Pemberdayaan Perempuan, Keluarga dan Remaja (PPKR) MUI Kota Baubau yang menjadi mitra strategis dalam pembinaan kehidupan beragama di kota ini.

“Kami berharap Baubau tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga damai dan melahirkan generasi yang kuat keislamannya,” tambahnya.

Secara khusus, Khairiyati menilai Muslimah Wahdah sebagai ormas yang memiliki kinerja baik, sistematis, jelas, dan terukur, sehingga kehadirannya sangat membantu pemerintah dalam mengokohkan pendidikan dan pembinaan keagamaan di masyarakat.

Kegiatan Tasyakuran Dirosa Angkatan VI yang mengusung tema “Hidup Penuh Berkah dengan Cahaya Al-Qur’an” digelar di Baruga La Ode Malim Universitas Dayanu Ikhsanuddin dan dihadiri sekitar 305 peserta. Mereka berasal dari kalangan pelajar, mahasiswi, ibu rumah tangga, serta tamu undangan dari berbagai elemen.

Hadir pula perwakilan PPKR MUI Kota Baubau, Nurhayati, S.Pd.I., M.A., dan Nasria, SKM., M.Kes., serta para Ketua BKMT se-Kecamatan Baubau, yang ikut memperkuat pesan bahwa pembinaan perempuan dan keluarga adalah investasi besar untuk masa depan kota dan bangsa.

Dengan sinergi antara pemerintah, ormas Islam, dan para pegiat dakwah perempuan, Tasyakuran Dirosa Angkatan VI tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga pijakan penting untuk melanjutkan gerakan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat Baubau.

Koresponden: Medikom MWD Baubau

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakDokumentasi Tim Wahdah Inspirasi Zakat / Wahdah Peduli Sumatera
Artikulli tjetërTasyakuran Dirosa VI: Langkah Nyata Muslimah Baubau Menghapus Buta Aksara Al-Qur’an

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini