Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

KENDARI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Departemen Kaderisasi menggelar Daurah Takwin 1 sebagai seleksi utama menuju jenjang pembinaan tingkat tiga, KKI Takwin 1. Kegiatan bertajuk “Kokohkan Peran & Militansi Kader Takwin untuk Indonesia Berkah” ini berlangsung pada 13–14 Rajab 1447 H / 3–4 Januari 2026 M, bertempat di Aula Lantai 1 Pusat Dakwah WI Sultra, Jalan H.E.A. Mokodompit Kampus Baru UHO, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Ketua Departemen Kaderisasi DPW WI Sultra, Ust. Ilswar Alsi, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Daurah Takwin 1 bukan sekadar agenda rutin, melainkan tahapan strategis penjenjangan kader untuk menyiapkan pribadi yang semakin matang dalam ilmu, manhaj, serta keteguhan amal di jalan dakwah. Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan kader memasuki marhalah pembinaan yang lebih tinggi, sekaligus mendorong lahirnya kader-kader mushlih—siap mengambil peran sebagai dai dan murabbi, serta mampu menjadi agen perubahan kapan pun dan di mana pun berada.

Ust. Ilswar juga menyampaikan harapan agar para alumni peserta dauroh tidak berhenti pada capaian “lulus” semata, tetapi menjadikan proses ini sebagai titik awal peningkatan kualitas diri dan kontribusi. Menurutnya, alumni diharapkan menjaga kontinuitas tarbiyah, menghidupkan halaqah sesuai target tahunan, serta tampil sebagai kader yang menghadirkan keteladanan—menguatkan ukhuwah, menjaga adab jama’ah, dan siap terlibat aktif dalam medan dakwah dan kerja-kerja organisasi. Harapan ini sejalan dengan ikhtiar akselerasi kader menuju Visi Kader 2030.

Daurah ini diikuti kader Tarif 2 yang lolos seleksi dari sejumlah DPD, yakni Kendari (8 orang), Wakatobi (7 orang), Kolaka (11 orang), dan Kolaka Utara (12 orang). Total peserta yang mengikuti rangkaian program sebanyak 38 kader.

Sejumlah asatidz Dewan Syariah Wahdah Islamiyah turut menjadi pemateri, di antaranya Ust. Dr. Muh. Yusran Anshar, Lc., MA, Ust. Syaiful Yusuf, Lc., MA, dan Ust. Dr. Maulana La Eda, Lc., MA. Kegiatan juga menghadirkan Ketua DPW WI Sultra, Ust. Ir. H. Muh. Ikhwan Kapai, MH, yang memberikan taujihat pembuka bertema “6 Kiat Sukses Agar Istiqamah di Jalan Dakwah & Perjuangan.”

Sebelum dinyatakan berhak mengikuti daurah, para peserta melewati tahapan seleksi berlapis: mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, penetapan peserta, ujian tulis (materi dasar keislaman, materi Tarif 2, aqidah dan manhaj WI), ujian hafalan Al-Qur’an (setengah Juz 30), ujian hafalan hadits (Bab 1–2 Kitabul Jami’), hingga ujian komitmen yang mengukur komitmen syar’i, dakwah-tarbiyah, serta jama’ah dan tandzhim.

Materi inti daurah menekankan pondasi kader sebagai pribadi mushlih—siap menjadi dai dan murabbi, serta agen perubahan di mana pun berada. Tema yang dibahas meliputi Manhaj Al-Ishlah, Peran Pemuda dalam Membangun Umat, Fann Al-Ta’ammul (seni berinteraksi), Masyru’iyah Al-‘Amal Al-Jama’i (legalitas kerja kolektif), Pengantar Fiqh Dakwah, hingga Khoshois Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Selain sesi kelas, nuansa tarbiyah tampak kuat melalui kebersamaan peserta: bermalam bersama, makan bersama, qiyamul lail bersama, pembagian kelompok tarbiyah, hingga penutup kegiatan berupa kebersamaan pengurus dan peserta dalam agenda kebugaran serta penguatan ukhuwah.

Laporan: Humas Wahdah Sultra
Editor: MAIM

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakSejarah Perpecahan Umat Islam: Sebuah Pelajaran Berharga
Artikulli tjetërKokohkan Manhaj Al-Ishlah, Lejitkan Amal Jama’i

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini