Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

KONAWE — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Konawe menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) XIV pada 5–6 Sya’ban 1447 H bertepatan 24–25 Januari 2026 M. Kegiatan yang berlangsung sederhana namun khidmat ini dipusatkan di Markaz Dakwah Wahdah Islamiyah Konawe, Masjid Ashabul Kahfi Tobeu.

Mukerda XIV dibuka oleh perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara. Ketua DPW yang berhalangan hadir diwakili oleh Ustadz Hendrawan, S.Si. selaku Manajer Wilayah Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Sultra.

Mengangkat tema “Penguatan Tarbiyah dan Organisasi menuju Dakwah Paripurna di Kabupaten Konawe”, forum ini menjadi momentum konsolidasi untuk memperkokoh pembinaan ummat (tarbiyah) sekaligus penataan gerak organisasi agar dakwah berjalan lebih sistematis, terarah, dan profesional. Tema tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan pengurus, anggota, serta seluruh elemen Wahdah Islamiyah dalam mengemban amanah pelayanan umat.

Selama dua hari pelaksanaan, masing-masing departemen memaparkan laporan evaluasi dan rencana program kerja. Presentasi disampaikan dengan antusias dan tanggung jawab, mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kerja-kerja dakwah dan pembinaan masyarakat di Konawe.

Kehadiran unsur Muslimah Wahdah Islamiyah Konawe turut memberi penguatan tersendiri dalam dinamika musyawarah. Kontribusi tersebut tampak dalam masukan-masukan strategis, sekaligus memperkaya sudut pandang perencanaan program agar lebih menyentuh kebutuhan umat secara luas.

Pada sesi penutupan, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Konawe, Ustadz Abdurrahman Allhasby, S.Pd., M.Pd., mengingatkan peserta tentang pentingnya amal jama’i (kerja kolektif dalam kebersamaan) dalam dakwah. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya ditentukan oleh program, tetapi oleh kekuatan kebersamaan yang dijaga dengan kesabaran dan keikhlasan saat menghadapi tantangan di lapangan.

Sementara itu, Ustadz Hendrawan kembali menegaskan bahwa penguatan tarbiyah adalah fondasi utama organisasi. Menurutnya, tarbiyah yang terjaga akan melahirkan kader-kader yang kokoh—bukan hanya paham ilmu agama, tetapi juga siap memikul tanggung jawab dakwah dengan disiplin dan akhlak yang baik.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi organisasi, seperti istiqamah menghadiri musyawarah, rapat, dan forum koordinasi, karena dari sanalah arah gerak, kerapian kerja, dan kekuatan ukhuwah dibangun.

Mukerda XIV ini pun menjadi titik penguat bagi Wahdah Islamiyah Konawe untuk terus berbenah dan melangkah bersama menuju dakwah yang lebih paripurna—dakwah yang tertata, berkesinambungan, dan memberi dampak nyata bagi umat. Semoga Allah Ta’ala mengokohkan persaudaraan, memudahkan pelaksanaan program, serta memberkahi setiap ikhtiar yang diniatkan untuk kebaikan.

Laporan: Medikom Wahdah Konawe
Editor: MAIM

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakJangan Lalai! Syakban, Momen Emas Untuk Berubah dan Berbenah
Artikulli tjetërMUKERDA XVI DPD Wahdah Islamiyah Kolaka: Bersatu, Berjuang, Menjaga dan Memajukan Negeri Tercinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini