KENDARI — Siswa MTs Al Wahdah Islamiyah Kota Kendari mengikuti kunjungan edukatif ke dua instansi strategis, yakni Polda Sulawesi Tenggara dan Balai Besar/Balai POM (BPOM) Kota Kendari, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghadirkan pengalaman langsung di luar kelas, sekaligus menguatkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kecermatan dalam kehidupan sehari-hari.
Rombongan siswa didampingi beberapa guru, di antaranya Ustadzah Nur Aisa, Dian Islamiyati, dan Nasriani. Dalam satu hari, kunjungan dilaksanakan pada dua lokasi berbeda. Agenda pertama berlangsung di Aula Polda Sulawesi Tenggara, kemudian dilanjutkan ke Aula BPOM Kota Kendari.


Di Polda Sulawesi Tenggara, para siswa mendapat edukasi mengenai pemahaman dasar hukum serta peran kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Materi disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami, sehingga siswa tidak hanya mengenal tugas-tugas kepolisian, tetapi juga memahami pentingnya menaati aturan sejak dini—mulai dari sikap tertib, menghargai orang lain, hingga menjauhi perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun lingkungan.


Sambutan hangat dari jajaran Polda Sultra terasa sejak rombongan memasuki gerbang hingga kegiatan di aula. Rangkaian acara diawali sambutan, dilanjutkan penyampaian materi edukasi yang memberi kesan mendalam bagi siswa dan guru pendamping. Kegiatan ini turut menegaskan pesan penting bahwa kesadaran hukum bukan sekadar teori, melainkan kebiasaan baik yang harus dibangun melalui disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke BPOM Sulawesi Tenggara. Di instansi ini, siswa memperoleh penguatan tentang keamanan pangan dan obat, sekaligus pengenalan lingkungan kerja BPOM melalui kegiatan room tour. Sejumlah jajaran BPOM turut menyambut rombongan. Rangkaian kegiatan dipusatkan di aula, dimulai dari seremoni pembukaan, penyampaian materi edukasi, hingga penutup.


Melalui sesi edukasi di BPOM, siswa diajak menjadi konsumen cerdas dan berhati-hati dalam memilih makanan, minuman, serta produk kesehatan. Para siswa diperkenalkan kebiasaan sederhana yang dapat dipraktikkan sehari-hari, seperti memeriksa kemasan, membaca label, memastikan izin edar, serta memperhatikan masa kedaluwarsa. Pembiasaan ini diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan keluarga, sekaligus membangun budaya hidup bersih dan aman.
Kegiatan di BPOM ditutup dengan room tour yang memberi kesempatan kepada siswa melihat secara langsung beberapa bagian lingkungan kerja dan aktivitas pengawasan yang dilakukan. Pengalaman ini membuat siswa semakin memahami bahwa keamanan pangan dan obat adalah urusan penting yang terkait langsung dengan keselamatan masyarakat.
Melalui kunjungan edukatif ini, MTs Al Wahdah Islamiyah Kendari berharap para siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, memperkuat kesadaran hukum sebagai bekal hidup bermasyarakat, serta semakin teliti dan bijak dalam memilih pangan dan obat. Pembelajaran di luar kelas semacam ini diharapkan menjadi pemantik bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang taat aturan, peduli kesehatan, dan siap menjadi teladan kebaikan di lingkungan sekitarnya.
Laporan: Humas MTs Al Wahdah Kendari
Editor: MAIM









