KENDARI – Di bawah langit cerah Kota Kendari, pada Sabtu, 3 Agustus 2024, Tugu Religi (Ex. MTQ) menjadi saksi bisu sebuah aksi solidaritas yang menggugah hati dan mengguncang nurani, yang dimotori oleh ormas Islam Wahdah Islamiyah dan Hidayatullah dalam jalinan kolaborasi yang apik.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 dengan lantunan ayat suci Al Quran Surat Al-Isra oleh santri Pondok Tahfizhul Quran Wahdah Islamiyah Kendari, mengalun syahdu menggetarkan hati setiap yang mendengar.
Ketua Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) Kendari kemudian melanjutkan dengan pembacaan UUD 1945, menegaskan kembali semangat keadilan dan kemanusiaan yang terkandung dalam konstitusi negeri ini.
Orasi demi orasi berkumandang, mengajak setiap jiwa yang hadir untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi ketidakadilan yang menimpa saudara-saudara kita di Palestina.
Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sultra, Ustaz Muh. Ikhwan Kapai, mengawali orasi dengan penuh emosional menyampaikan pentingnya peran umat dalam perjuangan ini. Kemudian Ustaz Dr. Ahmad MS selaku Ketua Dewan Murabbi Hidayatullah Sultra yang juga menggugah semangat para peserta akhi, disusul Orasi selanjutnya disampaikan oleh Ustaz Dr. Maulana La Eda yang kembali mengingatkan tentang kemuliaan tanah Palestina.
Orasi tidak hanya disampaikan dalam bahasa Indonesia, tapi juga dalam bahasa arab oleh Ustaz Syaiful Yusuf, Lc., MA dan Ustaz Idul Male, S.Pi., M.App.Sc, yang menggambarkan kepedulian yang tak berbatas oleh bahasa.
Santri-santri SMA Integral Hidayatullah Kendari dan SMA Al Quran Wahdah Islamiyah Kendari menyumbangkan puisi-puisi yang menggetarkan, sementara gema nasyid perjuangan mengiringi setiap langkah perjuangan.
Berjalannya seluruh rangkaian acara dipandu oleh Ustaz Riyan Saputra, S.Pd.I., M.Pd, selaku Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kendari, yang dengan khidmat mengarahkan dan menguatkan semangat para peserta.
Dalam aksi ini, setiap peserta diarahkan untuk berjuang semampunya, berkontribusi dalam upaya pembebasan Palestina. Sebuah seruan untuk tidak hanya berdoa dan berharap, tetapi juga untuk bertindak nyata. Menggugah setiap hati untuk berdiri tegak dalam barisan para pejuang kebenaran, membela saudara-saudara kita di Palestina dari ketidakadilan dan penindasan.
Turut hadir pula komunitas mahasiswa dan pemuda yakni PRIMA (Perhimpunan Remaja Masjid) DMI Sultra, Komunitas Sahabat Hijrah Kendari, dan Lembaga Dakwah Kampus Universitas Halu Oleo, yang turut serta memberikan dukungan moral dan semangat dalam aksi solidaritas ini.
Dengan semangat yang berkobar, aksi ini tidak hanya sekedar seruan, tetapi menjadi sebuah gerakan yang mengajak setiap individu untuk tidak tinggal diam. Sebuah panggilan bagi setiap hati yang peduli, untuk berdiri bersama dalam solidaritas, membela Palestina dengan segenap kemampuan yang dimiliki.
Semoga perjuangan ini membawa cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di tanah yang diberkati, Palestina.
Laporan: Medikom Wahdah Sultra