MAKASSAR – Pemerintah Indonesia telah memekarkan provinsi baru, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya di tengah bulan November 2022 lalu. Wahdah Islamiyah merespon positif provinsi baru dengan segera membentuk pengurus wilayah di daerah tersebut.

Pengurus Wahdah Islamiyah yang berada di Provinsi Papua Barat Daya dan Provinsi Papua Selatan segera merespon dengan membentuk Dewan Pengurus Wilayah di provinsi tersebut untuk mengembangkan Wahdah yang mencakup wilayah provinsi.

Setelah memeriksa dokumen dan kelengkapan sebagai syarat untuk mendirikan perwakilan wilayah, maka di tanggal 27 November 2022 Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah secara resmi dikukuhkan.

Provinsi Papua Barat Daya mencakup enam wilayah yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Tambrauw, dan Kabupaten Mamberamo. Kota Sorong ditetapkan sebagai ibu kotanya.

Papua Barat Daya merupakan pemekaran dari Papua. Perihal pemekaran ini dituangkan dalam Undang-Undang tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.

Atas dasar penambahan tersebut, maka pada hari Ahad 27 November 2022, Wahdah Islamiyah mendeklarasikan dua Perwakilan Wilayah dan 15 Perwakilan Daerah baru.

Dua Perwakilan Wilayah yang dibentuk berada di tanah Papua, Papua Selatan dan Papua Barat Daya.

“Menjadi harapan kita semua untuk saudara-saudara kita di tanah Papua. Semoga nilai-nilai qur’ani bisa disuburkan di pulau paling timur Indonesia tersebut,” kata Ustaz Zaitun Rasmin, saat melantik.

Ia berpesan kepada para dai haruslah berbahagia, karena telah menjadi pejuang yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Dengan semangat Mukernas kita menguatkan lagi persatuan soliditas untuk bisa berkolaborasi dari setiap elemen kader Wahdah Islamiyah,” pesannya.

Tiga orang dari dari Papua Selatan hadir dan dikukuhkan langsung di arena Mukernas dan perwakilan lainnya hadir secara online.

Selain 2 DPW, juga ada 15 Dewan pengurus Daerah (DPD) yang dikukuhkan. Adapun DPD yang baru dikukuhkan tersebut, antara lain Kota Tangerang, Kota Cirebon, Pulau Taliabu, Kab. Solok Selatan, Kab Raja Ampat, Kab Tasikmalaya, Kab Nabire, Kab Tangerang, Kab Flores Timur, Kota Cilegon, Kab Hulu Tengah, Kab Sumedang, Kab Bengkulu Tengah, Kab Mappi, Kab Kotawaringin Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Di akhir sambutannya, Ustaz Zaitun menyarankan kepada para pengurus baru untuk bersilaturahmi dan menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh.

“Di Papua harus lebih memahami, sabar, tabah, dan sering komunikasi dan santun semangat persatuan yang diusung Wahdah. Silaturahmi tokoh termasuk yang non muslim. Katakan kepada mereka bahwa kita ingin terus bersama (di Indonesia), dan tidak setuju dengan ketidakadilan,” pungkas Ustaz Zaitun.

Laporan: TIM Media Mukernas XV DPP WI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here