Kolaborasi dalam Dakwah & Tarbiyah

RAHA – Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, S.H., M.H., memberikan apresiasi terhadap konsistensi Yayasan Ibnu Abbas Wahdah Islamiyah (WI) Muna dalam mencetak generasi Qur’ani setiap tahun. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pengukuhan Penghafal Al-Qur’an Tahun 2026 yang digelar di Hotel Rosyidah Raha, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan yayasan dalam melahirkan ratusan santri penghafal Al-Qur’an dari tahun ke tahun merupakan capaian yang patut diapresiasi dan terus didukung oleh semua pihak.

Sebanyak 139 santri resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Ibnu Abbas Muna, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ).

Para santri tersebut dikukuhkan berdasarkan capaian hafalan masing-masing, mulai dari 1 juz pada tingkat TK, 2, 3, dan 5 juz pada tingkat SD, hingga 3, 5, 10, 20, dan 30 juz pada tingkat SMP, SMA, dan PPTQ. Sebelum dikukuhkan, seluruh peserta telah melalui proses ujian tahfidz sebagai syarat kelayakan.

Rangkaian kegiatan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna, Direktur Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), pengurus yayasan, dewan guru, orang tua santri, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muna menegaskan bahwa keberadaan lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an seperti Yayasan Ibnu Abbas memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia juga berharap para santri yang telah dikukuhkan tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat serta menjadi penerang bagi keluarga dan daerahnya.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun Yayasan Ibnu Abbas Muna telah melahirkan banyak hafidz dan hafidzah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Muna. Semoga ke depan jumlahnya terus bertambah dan mampu menjadi penerang bagi keluarga, masyarakat, serta daerah yang kita cintai ini,” ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ibnu Abbas Muna, Ashabul Kahfi, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk rasa syukur atas lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an.

Ia menegaskan bahwa 139 santri yang dikukuhkan merupakan hasil dari proses panjang pembinaan dan pendidikan tahfidz yang berjenjang dan terstruktur.

“Kami berharap ke depan akan semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna, H. Rahman Ngakali, S.Ag., M.Pd., juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai program tahfidz yang dijalankan Yayasan Ibnu Abbas sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang berkarakter Islami.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk kecintaan generasi muda terhadap kitab suci serta memperkuat pondasi akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan berbagai penampilan santri, seperti sambung ayat Al-Qur’an, persembahan khusus, serta pemberian mahkota kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan atas dukungan mereka dalam proses menghafal Al-Qur’an.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Yayasan Ibnu Abbas Muna berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

Dengan mengusung semangat “Religius dan Unggul”, Yayasan Ibnu Abbas Muna menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Laporan: Medikom Wahdah Muna

Media Partners Dakwah

Artikulli paraprakUndang Pakar Sejarah Islam Sultra, Wahdah Islamiyah Gelar FGD Bertema “Membaca Sultra dalam Sejarah, Menata Strategi Dakwah untuk Sultra Berkah”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini