Kendari – Forum Musyawarah Wilayah (Muswil) ke III Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) memutuskan Ustadz Muhammad Ikhwan Kapai sebagai Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sultra Periode 2022 – 2027.

Keputusan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil sidang formatur yang dipimpin oleh Ustadz Syaiful Yusuf selaku perwakilan unsur Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah, yang berlangsung di Lantai 3 Arena Muswil III, Ahad (13/02/2022).

“Setelah kami bermusyawarah dalam suasana ukhuwah dan kekeluargaan, semua peserta musyawarah mencapai mufakat untuk kembali memilih al Ustadz Muhammad Ikhwan Kapai hafizhohulloh untuk menahkodai kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah Wahdah Islamiyah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk Periode 2022 – 2027,” ungkap Ustadz Syaiful.

“Allohu Akbar,” pekikan takbir peserta forum Muswil III kompak, sambut hasil sidang formatur yang disampaikan oleh Ustadz Syaiful.

Sosok Ustadz Ikhwan, sapaan akrabnya, memang tidak diragukan lagi dalam kancah dakwah di Sulawesi Tenggara. Bahkan di awal masa perintisan gerakan dakwah Wahdah Islamiyah di Kota Kendari, beliau telah terlibat aktif.

“Semoga Allah memberikan taufik kepada beliau, bimbingan untuk dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah kita canangkan bersama,” ujar Ustadz Syaiful.

Di akhir penyampaiannya, Ustadz Syaiful menghimbau seluruh ikhwan dan akhawat yang berada dalam wilayah koordinasi Wahdah Islamiyah Sultra untuk senantiasa membantu Ustadz Ikhwan.

“Tentu beliau tidak bisa bekerja sendirian. Abu Bakar ash Shiddiq ketika diangkat menjadi kholifah, beliau mengatakan ‘Kalau saya berlaku benar dalam kepemimpinan saya maka bantulah saya, tapi jika saya keliru dalam menjalankan kepemimpinan maka nasehati dan luruskan saya’,” tutur Ustadz Syaiful.

“Saya kira itu merupakan sumber komitmen untuk bisa bersama-sama beliau dalam ikatan ukhuwah yang erat untuk bersama-sama menjalankan tugas ini, demi menyebarluaskan agama Allah ta’aala, khususnya di bumi Sulawesi Tenggara ini,” pungkasnya. [MAIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here